
KEJADIAN UNIK DI RUANG TAMU MADRASAH PANGERSA ABAH ANOM QS
Suatu ketika pd thn 1990 di ruang tamu Madrasah Pontren Suryalaya. Ketika itu hadir Pangersa Aang Cianjur, AG, para wakil talqin & para kiai..
Kemudian Pangersa Abah Anom qs keluar dari kamarnya menuju ruang tamu madrasah sambil membawa sebuah telur rebus. Lalu telur itu diberikan kpd AG, maka AG langsung memegang telur pemberian Pangersa Abah. Setelah itu Pangersa Abah langsung mendorong tangan AG memasukan telur rebus utuh dgn kulitnya itu ke dlm mulut AG..
Pangersa Abah sambil tersenyum kemudian duduk di kursinya langsung tawajjuh menundukkan wajahnya. Tidak berapa lama kemudian, broott! Mulut AG tiba-tiba menyemprotkan muntahan serpihan-serpihan telur di hadapan Pangersa Abah. Anehnya yg tampak berserakan di lantai madrasah hanya serpihan-serpihan kulit & putih telurnya saja, sama sekali tidak ada serpihan kuning telurnya. Pangersa Aang kemudian secara spontan langsung mengawali hadirin membersihkan “sampah” serpihan telur yg ada di lantai madrasah hingga bersih..
Apa hakikat kejadian & alasan Pangersa Abah memberikan telur rebus utuh kpd AG tentu adalah rahasia Pangersa Abah sendiri. Tapi apa yg dilakukan oleh Pangersa Abah tentu ada hikmah & ibrah sesuai cara pandang & sikap khidmat para muridnya. Maka kejadian unik ini bisa dicermati dari beberapa sudut pandang, di antaranya; AG adalah yg mengotori lantai madrasah & Pangersa Aang adalah yg membersihkannya..
Sehingga menjadi isyarat penguat kondisi saat ini ketika muncul “sampah” propaganda kemursyidan. Ternyata sebelum wafatnya Pangersa Aang Cianjur sdh menyiapkan alat pembersihnya dgn pernyataannya:
“Engke mah upami Pangersa Abah Anom tos teu aya, loba ikhwan anu riweuh neangan mursyid.. Urang mah tuturkeun we Suryalaya..!”
(Nanti setelah Pangersa Abah Anom wafat, banyak ikhwan sibuk mencari mursyid.. Kita cukup ikuti saja Suryalaya..!)
Maa syaa Allaah.. Wallaahu a’lam..
